Bahaya Penyakit dari Air Minum Isi Ulang
09 February 2017, 09:16 WIB

Dari keempat indikator di artikel sebelumnya, mungkin akan berpikir dua kali untuk membeli minuman isi ulang pada depot pinggir jalan. Keempat indikator tersebut akan membuat bakteri-bakteri berbahaya, seperti e.colii dan sallmonela. Berikut ini beberapa penyakit yang mungkin dialami apabila membeli air minum isi ulang pada depot yang tidak resmi:

1. Sakit perut
2. Disentri
3. Pusing
4. Gejala Tifus
5. Gejala Penyakit Kronis, seperti Hepatitis yang dapat dihantarkan melalui cairan

Tips Menghindari Bahaya Air Minum Isi Ulang

Bahaya air minum isi ulang dapat menimbulkan sejumlah penyakit yang akan menghantui anda dan keluarga. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa diaplikasikan untuk menghindari bahaya air minum isi ulang yang tidak sehat :

1. Selalu beli air minum isi ulang pada depot resmi yang sudah tersertifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan
2. Selalu periksa keaslian label dan segel dari merk air minum yang anda gunakan, pastikan bukan merupakan produk yang dipalsukan.
3. Air minum adalah air tawar, dan segar rasanya. Apabila anda merasa bahwa air yang anda minum aneh, tengik dan apek, jangan diminum, dan gantilah air minum tersebut.
4. Apabila terpaksa membeli air minum isi ulang pada depot pengisian tidak resmi, masaklah air tersebut sebelum anda konsumsi, karena bakteri ? bakteri seperti e.colii dan salmonella akan mati pada suhu tinggi.

Itulah beberapa bahaya yang mungkin dapat ditimbulkan oleh air minum isi ulang yang berbahaya bagi kesehatan anda dan keluarga. Lebih baik membeli dengan harga yang lebih mahal sedikit, daripada murah, tapi memiliki potensi menyebarkan penyakit bukan?

Mengapa Banyak Orang Memilih Air Minum Isi Ulang??

Air minum merupakan hal yang sangat penting bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi anda sehari-hari. Air minum dapat membantu menyegarkan tubuh dan memperlancar pencernaan serta metabolisme tubuh. Disarankan untuk minum 8 gelas air minum setiap harinya untuk metabolisme tubuh yang lebih baik, dan pencernaan yang lebih baik pula.

Saat ini sudah mudah menemukan air minum dimana saja. Hampir semua toko dan warung menyediakan jenis air minum dalam kemasan, baik dalam bentuk botol baupun gelas. Di rumahpun pasti memiliki penyimpanan air minum yang dilakukan dengan merebus dulu airnya, lalu disimpan dalam wadah penyimpanan, seperti teko, atau wadah lainnya.

Namun demikian, saat ini sudah jarang sekali keluarga yang memilih metode penyimpanan air di dalam wadah ini. Karena faktor kepraktisan, banyak orang yang memilih air minum isi ulang. Tanpa harus repot memasak air, lalu memindahkan ke teko setelah dingin, baru air tersebut bisa diminum. Belum lagi apabila kualitas air yang buruk, sehingga perlu beberapa proses lebih lanjut agar layak diminum.