Dua Belas (12) Tanda Kurang Minum Air Mineral (Bagian 2)
05 March 2018, 01:08 WIB

Berikut adalah tanda ketika tubuh Anda kekurangan konsumsi air (bagian 2):

6. Kelelahan

Ketika Anda kekurangan cairan dalam tubuh (dehidrasi), darah Anda menjadi lebih tebal sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk menjaga oksigen dan nutrisi tetap bergerak ke seluruh sistem peredaran darah. Kurangnya darah yang terhidrasi dapat menyebabkan kurangnya oksigen yang dibawa ke seluruh tubuh. Hal tersebut membuat Anda cepat mengantuk dan kelelahan. 


7. Sembelit

Konsumsi air yang kurang dapat membuat sistem pencernaan bekerja tidak optimal. Kurangnya asupan air di dalam usus yang menyebabkan proses penyerapan makanan terganggu. 


8. Jarang buang air kecil

Tanda bahwa Anda kekurangan air putih adalah warna urin Anda kuning gelap. Warna urin yang normal adalah warna kuning cerah. Bahkan, dalam kasus ekstrem, dehidrasi menyebabkan terjadinya infeksi saluran kencing. 


9. Sakit pada perut

Air berfungsi sebagai penyangga antara isi asam dari perut dan lapisan lambung. Kurangnya konsumsi air dapat menyebabkan perut Anda sebagian besar tidak terlindungi dan paparan asam konstan, dan dapat dengan mudah menyebabkan luka atau sakit pada perut. 



10. Kulit keriput

Kurangnya konsumsi air dapat menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya. Karena aliran darah terhambat, kurangnya konsumsi air jangka panjang juga dapat merampas sel-sel kulit Anda dari nutrisi yang mereka perlukan untuk regenerasi kulit. Akibatnya, kurangnya konsumsi air dapat mempercepat pembentukan keriput, garis-garis halus, kulit kendur atau longgar, dan tanda-tanda penuaan. 



11. Gangguan pernapasan

Dari bagian dalam hidung Anda ke dalam hilir bronkus, seluruh saluran pernapasan bergantung pada lendir untuk menjaga jaringan dalam keadaan lembab dan kenyal untuk mencegah partikel asing keluar dari paru-paru. Kurangnya konsumsi air putih yang cukup dapat menghambat produksi lendir, sehingga dapat menghambat kemampuan sistem pernapasan Anda untuk menangkis alergen seperti debu, serbuk sari, dan ketombe dari hewan peliharaan Anda atau untuk mempertahankan diri terhadap infeksi dari virus dan bakteri. 



12. Memori dan konsentrasi terganggu

Hal ini dapat terjadi karena aliran darah yang melambat akibat terjadinya dehidrasi kronis.